Monthly Archives: July 2017

Benarkah Ikan Asin Dapat Menjadikan Alergi kambuh

Benarkah Ikan Asin Dapat Menjadikan Alergi kambuh?

Benarkah Ikan Asin Dapat Menjadikan Alergi kambuh?. Mungkin semua orang sudah tahu dengan yang namanya ikan asin. Ikan asin ini sering digunakan masyarakat untuk dijadikan lauk sehari hari.

Hasil gambar

Ikan asin adalah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan dengan cara diawetkan dan menambahkan banyak garam. Dengan menggunakan metode pengawetan ini, daging ikan biasanya akan membusuk dalam waktu yang singkat dan dapat disimpan dalam suhu kamar untuk jangka waktu berbulan bulan

Biasanya ikan asin yang diasinkan akan awet dan bertahan lebih lama serta terhindar dari kerusakan fisik akibat infestasi serangga, ulat lalat dan beberapa jasad renik perusak lainnya.

Benarkah Ikan Asin Dapat Menjadikan Alergi kambuh ?

Mengkonsumsi daging ikan asin pada seseorang yang memiliki gejala alergi akan mengakibatkanĀ infeksi kulit atau timbul rasa gatal yang lebih intens. Oleh karena itu apabila anda yang memiliki penyakit alergi sebaiknya anda menghindari atau berhenti mengkonsumsi daging ikan asin.

Penderita alergi ikan asin dapat dipicu oleh imunoglobulin E. Yang umumnya akan mengalami gejala berupa ruam merah dan gatal dikulit kesemutan atau gatal didalam rongga mulut, susah menelan dan pembengkakan pada mulut, wajah dan bagian tubuh yang lainnya. Ruam pada alergi jenis ini biasanya akan timbul pada permukaan kulit.

Reaksi alergi ikan asin dapat muncul dalam berbagai tanda dan juga gejala. Gejala ini biasanya akan muncul setelah dua jam setelah terpapar. Mesikipun dalam dalam beberapa kasus mungkin baru muncul dalam waktu 24 jam. Tetapi gejala yang muncul dapat bersifat ringan hingga parah.

Orang yang menderita reaksi alergi sebaiknya sesegera mungkin mencari pengobatan. Sebab terdapat kemungkinan gejala akan menjadi semakin parah dan mengarah pada terjadinya “anaphylactic shock” dan gejala yang sudah parah dapat berupa :

  • Rasa sesak pada dada atau pun tenggorokan
  • Tersedak
  • Tekanan darah menjadi turun drastis
  • Kehilangan kesadaran
  • Nafas pendek-pendek

Apabila anda sudah terlanjur mengalami reaksi alergi karena ikan asin, lakukan lah pengobatan sesegera mungkin supaya gejala tidak bertambah parah atau berlangsung secara terus menerus.Mungkin tenaga kesehatan akan memberikan obat alergi atau obat steroid tergantung keparahan gejala. read more

28 Jul 2017

Faktor Yang Mempengaruhi Biduran

Faktor Yang Mempengaruhi Biduran

Faktor Yang Mempengaruhi Biduran

Biduran atau lebih umum disebut dengan kaligata adalah suatu penyakit kulit yang sering terjadi dan banyak dijumpai di Indoensia. Biduran ini merupaka suatu kondisi yang terjadi dan ditandai oleh adanya bentol atau ruam merah pada kulit yang akan terasa gatal, panas, dan perih.

Pada umumnya kondisi ini akan berlangsung selama 2-3 hari, dan akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi, jika kondisi sudah termasuk kronis maka hal ini akan berbahaya, dan harus segera dilakukan pemeriksaan agar mendaopatkan pengobatan yang tepat.

Biduran pada umumnya disebabkan oleh beberapa hal yang bisa membuat kulit menimbulkan reaksi alergi. Secara medis, biduran timbul karena adanya histamin yang dikeluarkan tubuh dan bisa menimbulkan bentol serta ruam merah yang akan terasa sangat gatal-gatal pada permukaan kulit.

Faktor Yang Mempengaruhi Biduran

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya biduran ;

1. Pengaruh Perubahan Cuaca

Biduran bisa terjadi karena adanya pengaruh perubahan cuaca terutama terjadinya tekanan dan perubahan tinggi. Beberapa orang dapat mengalami biduran pada saat memasuki cuaca yang sangat panas atau dingin. Akibatnya, tubuh akan memberikan reaksi kuat sehingga menyebabkan biduran. Biduran yang disebabkan oleh perubahan cuaca, biasanya akan kembali pulih dengan sendirinya dan hanya membutuhkan waktu sekitar beberapa jam.

2. Pengaruh Bahan Kimia dalam Makanan

Beberapa orang bisa terkena penyakit biduran setelah konsumsi makanan yang di dalamnya terdapat bahan kimia. Bahan kimia yang terdapat dalam makanan biasnya digunakans sebagai pewarna, pemanis, dan pengawet buatan. Makanan yang mengandung bahan kimia khusus seperti inilah yang bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Kondisi seperti ini paling umum terjadi pada anak-anak yang sering mengkonsumsi makanan instan, atau cemilan.

3. Pengaruh dari Paparan Sinar Matahari

Umumnya orang yang tidak terbiasa dengan paparan sinar matahari secara langsung kemungkinan bisa mengalami biduran. Paparan sinar matahari yang langsung kena pada kulit akan menyebabkan terjadinya tekanan dan rasa panas berlebih. Akibat dari tekanan dan rasa panas inilah, timbul biduran pada kulit. Seseorang yang mengalami biduran akibat sinar matahari, akan cepat sembuh dengan syarat menghindari paparan sinar matahari. read more

27 Jul 2017